Monday, 18 June 2012

Jerry D. Gray (Art of Deception)


Deretan toko buku di jalan Masjid India masih penuh sesak ketika itu. Bahang udara panas menyelubungi atmosfer Kuala Lumpur. Jam masih menunjukkan pukul 03.30 petang. Saya bersama sahabat-sahabat usrah ar Ruhul Jadeed masih sibuk mencari-cari buku ilmiah yang telah ditetapkan oleh naqib kami.

Tiba-tiba saja saya terpanah dengan suatu buku terbitan PTS. Jerry D. Gray, dialah penulis yang membuatku penasaran. Rasa ingin tahuku terus membuncah. Saya amat tertarik dengan buku tulisannya yang bertajuk “Art of Deception : Amerika, Freemason & Zionis Mereka Menipu Dunia”. Saya sempat membaca sekilas sebahagian intisari yang dikemukakan oleh Jerry. Tetapi sayangnya, saya belum bisa membeli buku tersebut (biasa, ekonomi merudum!).

Dalam buku tersebut Jerry membongkar beberapa peristiwa dunia yang selama ini diselewengkan oleh pihak-pihak tertentu. Antaranya ialah pendedahan rahsia penipuan peristiwa 9/11, misteri tentang al Qaedah, penipuan berita tentang kejadian Tsunami di Aceh pada tahun 2004 dan pendedahan tentang pemerintah bayangan Amerika Serikat. Jerry, yang dilahirkan pada 24 September 1960 di Wiesbaden, Jerman juga mengungkapkan beberapa perkara besar konspirasi dunia yang telah dirancang oleh AS, Freemason & Zionis. Antaranya, Jerry mengatakan bahwa Yahudi kini menguasai 96% media massa dunia. Ajaibnya, penguasaan itu dilakar oleh hanya 6 media saja (CNN, CBS, ABC, NBC, Fox News dan Washington Pos). Dengan menguasai platform yang menjadi nadi utama penggerak dunia ini tidak mustahil mereka dapat menguasai pola pemikiran, opini serta mempengaruhi corak budaya-budaya lain.

Jerry Duane Gray pernah bekhidmat di United States Air Force (USAF)pada tahun 1978-1982. Kemudian Jerry berkerja di Arab Saudi sebagai seorang mekanik pesawat dan tenaga pengajar untuk New Saudi Mechanics. Dia juga diberi tanggungjawab untuk menangani pesawat pribadi Raja Fahd. Secara ringkasnya, Jerry kemudian menetap di Jakarta pada tahun 1984 sebagai seorang master dalam instruktur selam (dia pernah mendapat sertifikat sebagai PAD, Instruktur Selam Internasional). Jerry juga aktif dalam kegiatan jurnalistik. Sehingga CNBC Asia menghubungi Jerry pada 1998 untuk dilantik sebagai wartawan yang bertugas meliput kejadian-kejadian penting di Indonesia.


Jerry memeluk Islam setelah Allah SWT mencampakkan hidayah ke dalam hatinya. Dia merasa takjub ketika melihat umat Islam di Arab Saudi yang melaksanakan solat di mana saja sebaik saja azan dilaungkan. Mereka meninggalkan keda-kedai, toko-toko dan barang-barang dagangan mereka tanpa ada yang merasa takut dicuri. Setelah itu, Jerry membaca al Quran dan kitab hadith Bukhari. Ia berpendapat bahwa Islam adalah agama yang logic dan agama yang benar. Jerry juga membeli lebih 350 judul buku berbahasa Inggris tentang Islam saat bekunjung ke Arab Saudi. Semoga saja Islamnya adalah murni dan bukan sebagai pembawa bibit-bibit kehancuran kepada kita. Allahu a’lam.

Kini Jerry menetap di Jakarta Indonesia. Dan menurut perkembangan terkini, dia sedang mengurus proses naturalisasi status kewarganegaraannya dari AS menjadi warganegara Indonesia.  Jerry aktif dalam melakukan penelitian, kajian dan pengeksposan fakta-fakta serta misteri tersembunyi di balik tangan-tangan kuasa besar dunia. Antara karya-karya beliau ialah : Demokrasi Barbar Ala Amerika, Deadly Mist 1 & 2, Dosa-dosa Media Amerika, American Shadow Government dan Rasulullah is My Doctor.
Antara pembongkaran dan pendedahan Jerry berkaitan AS, Freemason dan Zionis ialah :

> Jerry mengupas tentang sejumlah penipuan pemerintah AS berkenaan peristiwa 9/11 yang berlaku di World Trade Center (WTC) New York dan di Pentagon. Hal ini dijelaskan sendiri olehnya dalam buku Art of Deception melalui analisa gambar dan data-data lain.

> Virus H1N1 dan H1N5 yang berkembang diseluruh dunia merupakan permainan buatan AS untuk membuat bangsa-bangsa lain tidak sehat sehingga bias mereka kuasai. Akhirnya, AS juga yang melabel dirinya berhasil menghasilkan vaksin serta obatnya.

> Sebanyak 30% dokter di AS tidak mau anaknya diimunisasi. Tetapi mengapa mereka (khususnya WHO) memaksa anak kita diimunisasi?

> Jerry berpendapat bahwa saat ini dunia dikuasai oleh sekumpulan manusia yang menggelar diri mereka sebagai “The New World Order”. Mereka menguasai 96% media massa sehingga dapat mengatur segala pemberitaan dan informasi. Mereka berusaha menghilangkan semua agama di dunia ini dan menggantikannya dengan agama rekaan mereka sendiri. Mereka berusaha menjadikan semua bangsa tunduk di bawah kekuasaannya. Mereka melakukan segala upaya untuk menyambut kedatangan Dajjal.

Sungguh besar ancaman yang kita hadapi pada mutakhir kini. Tragedi yang terkini, umat Islam Rohingya terpaksa bertempur dengan kaum Buddha di Myanmar. Manakala di belahan lain, terdapat desas-desus yang mengatakan bahwa keseluruhan Parlimen Mesir tiba-tiba saja dibubarkan oleh Mahkamah Mesir atas alasan ‘Pencabulan Perlembagaan’. Sehingga pencalonan Dr. Mursi sebagai calon presiden Mesir mewakili umat Islam di sana berada di ujung tanduk*. Selain itu, hubungan diplomasi antara sebagian kecil rakyat Indonesia-Malaysia juga amat merunsingkan kita. Ia bisa tercetus kapan saja akibat propaganda pihak-pihak tertentu yang mempermainkan masyarakat melalui isu-isu kebudayaan dan batas territorial kedua-dua negara berjiran ini. Akibatnya, mereka yang kurang memiliki kefahaman Ukhuwah Islamiyah terjebak dalam lembah amarah dan emosi. Dan banyak lagi konflik-konflik dunia yang berkemungkinan besar untuk diselewengkan oleh AS dan sekutu-sekutunya.

”Wahai kaum mukmin, bersiap dirilah kalian untuk menghadapi kaum kafir dengan segenap kemampuan kalian dan dengan pasukan berkuda, untuk menimbulkan ketakutan pada musuh-musuh Allah, musuh-musuh kalian dan orang lain di luar mereka. Kalian tidak tahu kekuatan mereka, tetapi Allah mengetahui kekuatan mereka. Harta apa saja yang kalian telah dermakan untuk mendanai jihad untuk membela Islam, niscaya Allah akan memberikan pahala kepada kalian dan kalian tidak akan diperlakukan zalim.” (Qs Al-Anfal 60).

*Terkini :Dr. Muhammad Mursi telah memenangi ‘election’ di Mesir. Alhamdulillah J

No comments:

Post a Comment